Tujuanmu Ke Mana?
Kita mengambil contoh menjawab pertanyaan mendasar itu. “Saya akan tour ke South Sulawesi, Indonesia. Sekali dalam perjalanan saya akan menikmati berbagai pemandangan alam. Saya akan menyusun jadwal perjalanan menuju tujuan wisata saya.
Dari negeri saya, setelah tiba di Jakarta, Indonesia, saya menuju Makassar sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan. Di Makassar saya menginap satu malam di hotel, selanjutnya menuju ke Kabupaten Selayar, tempat tujuan wisata utama saya. Di sana saya juga akan menikmati keindahan pemandangan biota laut.
Setelah menikmati wisata saya di pulau kabupaten Selayar, saya singgah dan menyewa penginapan di sekitar pantai pasir putih Bira, Kabupaten Bulukumba. Setelah dari Bira menikmati keindahan pantainya, saya akan singgah di perkampungan pembuatan perahu phinisi. Saya ingin melihat langsung bagaimana warga di Tana Beru membuat perahu phinisi secara tradisional. Karena berdasarkan informasi, warga perkampungan ini memang dikenal sebagai pelaut ulung. Selanjutnya saya menuju Makassar dan kembali ke negeri saya. Nah, untuk memudahkan menempuh tujuan saya akan membeli peta South Sulawesi, yang dilengkapi nomor telepon dan tempat penginapan".
Demikianlah jawaban atas pertanyaan itu. Obyek dan tujuan seseorang tergambar jelas. Namun yang menjadi masalah ketika pertanyaan itu berubah : Kemana tujuan hidup Anda? Ini menjadi masalah karena sesuatu yang masih abstrak. Namun hal tersebut sebagai suatu yang kongkrit dengan melihat perjalanan hidup orang yang telah menjalani dan menikmati tujuan hidup mereka.
Memang, masih banyak orang tidak memiliki jawaban atas pertanyaan itu. Mereka hidup tak jelas arah tujuan hidupnya. Bahkan ketika kita memberi pena dan kertas untuk menulis tujuan hidup, mereka berpikir lama. Mereka tak bisa menulis daftar dari tujuan hidupnya. Ini menunjukkan bahwa sebagian dari kita memang belum memiliki tujuan dalam hidup ini. Mereka menghabiskan waktu demi waktu dengan sia-sia tanpa tujuan hidup yang jelas. Padahal waktu itu sendiri adalah deretan langkah demi langkah menuju tujuan dalam hidup.
Pertanyaan ini sangat mendasar dan penting. Tapi kesadaran seperti ini umumnya muncul ketika rekan kita sudah meraih sukses secara bertahap, terencana dan tujuan yang pasti. Kita baru tersentak bahwa kita telah ketinggalan jauh dari mereka yang memiliki tujuan dan rencana hidup.
Kemana tujuan hidup Anda? Sudahkah Anda memiliki jawaban atas pertanyaan ini? Jika sudah, silahkan lanjutkan langkah Anda menuju tujuan hidup Anda. Jika belum, sisakan waktu untuk berpikir dan merenung kembali untuk menjawab pertanyaan itu. Jawaban itu sebagai keputusan arah perjalanan dan tujuan hidup Anda. Sukses untuk Anda (ishak_Zainal)
0 komentar:
Posting Komentar